Career

skill

Saya programmer dengan skill tinggi, saya pasti bisa sukses

Apakah anda seorang programmer? Dan apakah anda berpikiran hanya dengan skill yang tinggi maka anda bisa sukses di dunia kerja / dunia bisnis? Tunggu dulu, ada beberapa faktor yang perlu diketahui sebelumnya.

Skill technical hanya menentukan separuh dari kesuksesan anda sebagai programmer

Apakah benar begitu? Skill technical hanya menentukan separuh dair kesuksesan anda sebagai programmer? Lalu sisa separuhnya adalah faktor-faktor apa lagi?

Mungkin skill technical bisa menentukan lebih dari separuhnya (50%), tapi tidak akan melebihi 70-80% sebagai faktor penentu kesuksesan anda sebagai programmer. Faktor penentu sisanya didominasi oleh skill komunikasi dan negosiasi. Saya tidak akan membahas attitude di sini karena pada artikel ini, saya akan lebih fokus kepada skillset yang diperlukan.

Skill / kemampuan komunikasi

Sebagai pelajar dalam dunia IT dan pemograman, saya juga awalnya tidak tahu seberapa pentingnya kemampuan komunikasi dalam dunia pemograman. Namun setelah memasuki dunia kerja / organisasi, tampak jelas bagi saya seberapa penting, sering dan bergunanya kemampuan komunikasi dalam dunia pemograman. Bila dibandingkan dengan skill-skill non-technical lainnya, saya rasa skill komunikasi adalah yang paling berpengaruh dan bermanfaat dalam dunia pemograman.

Saat interview

Bahkan sebelum interview, kemampuan komunikasi anda akan sangat menentukan apakah anda akan mendapatkan panggilan interview atau tidak. Personal branding, desain CV yang bagus serta dapat menunjukkan skill-skill utama anda, sangat membantu anda dalam mendapatkan panggilan interview.

Pada saat interview, kemampuan komunikasi anda tentu akan lebih berpengaruh lagi. Bagaimana anda berkomunikasi tatap muka dengan orang-orang yang tidak mengenal anda, dan bagaimana anda mempersiapkan diri dengan penampilan terbaik tentu akan dipengaruhi oleh kemampuan komunikasi anda.

Komunikasi dengan atasan

Sebagai programmer, anda akan mendapat proyek / tugas dari atasan / team leader. Pada saat pemberian tugas tersebut, akan ada beberapa kondisi yang memerlukan skill komunikasi. Seperti bagaimana anda bertanya mengenai hal-hal yang tidak jelas dari tugas tersebut, atau mungkin saja ada beberapa ide terkait tugas tersebut yang bisa anda sampaikan. Kemampuan komunikasi anda akan sangat membantu dalam proses tersebut.

Selain itu, umumnya saat sebuah tugas / proyek selesai, sang programmer akan memberikan laporan kepada atasannya. Bagaimana cara menyusun laporan yang baik dan cepat dimengerti, sedikit banyak akan dibantu oleh kemampuan komunikasi anda.

Komunikasi dengan sesama programmer

“Program saya error”, “entah mengapa applikasi ini tidak jalan”, “kenapa datanya duplikat ya?”. Banyak sekali proses komunikasi yang akan terbentuk antar sesama programmer pada saat proyek dikerjakan. Contoh paling umum adalah saat anda perlu menanyakan proses detail dari module yang sebelumnya dikerjakan rekan programmer. Dan sebaliknya, saat anda ditanya oleh rekan anda terkait modul yang anda kerjakan sebelumnya. Sekali lagi, kemampuan komunikasi anda akan diuji di sini.

Komunikasi dengan user / non-technical

Ada beberapa perusahaan yang memerlukan anda untuk berhubungan langsung dengan user / pihak non-teknis. Di sinilah kemampuan komunikasi diuji. Bagaimana cara kita menjelaskan proses techincal kepada pihak-pihak non-technical, yang tidak mengerti istilah-istilah dalam dunia IT.

Skill negosiasi

Skill negosiasi / persuasi sangat diperlukan, terutama pada saat interview. Ya, tentu saja soal gaji dan benefit / tunjangan. Hanya dengan memiliki kemampuan negosiasi dan persuasi saja memungkinkan gaji anda bisa lebih tinggi dari standar dengan tunjangan yang lebih oke.

Selain untuk interview, skill negosiasi / persuasif akan berguna saat berdiskusi / berdebat mengenai kandidat-kandidat solusi untuk sebuah project. Contohnya, senior anda akan marah / tidak terima bila langsung dikatakan “solusi anda nggak akan jalan”. Namun bila diutarakan dengan lebih baik, misal “cara itu ada banyak request ke server kan? Apakah nggak akan membebani? Kalau misalnya begini … bagaimana?” tentu akan lebih mudah diterima dan mereka akan kurang resistif.

Dunia bisnis

Dalam dunia bisnis, lebih banyak lagi skill yang diperlukan selain skill-skill di atas. Contohnya seperti skill leadership / management, networking, kemampuan inovasi, desain dan marketing. Di sini, pengaruh kemampuan technical terhadap kesuksesan anda jadi lebih kecil dibandingkan dalam dunia kerja.

Kesimpulan

Walaupun programmer memiliki tugas utama untuk mengembangkan program, namun bukan berarti skill-skill lain tidak ikut ambil bagian dalam menentukan kesuksesan anda di dunia kerja. Terlebih lagi dalam dunia bisnis. Skill komunikasi dan negosiasi cukup berperan dalam membantu menentukan kesuksesan anda di dunia kerja.

Advertisements